Ngentot Sarah Yang Seksi

Namaku Andy, aku tinggal dirumah pamanku yang kebetulan punya anak bernama sarah,seorang gadis cantik berumur 16 th, kebetulan aku sedang mengurus kuliahku dan sementara waktu aku tinggal di rumah pamanku sambil mencari kost.

Sarah merupakan anak tunggal dari pamanku yang notabene seorang pengusaha yang sukses.Singkat cerita kejadian berawal ketika paman dan bibiku sedang ada urusan bisnis di luar negeri, mereka menitipkan rumah dan sarah kepada ku.

Minggu siang ketika aku sedang asyik membaca buku, tiba-tiba pintu kamarku ada yang mengetuk;"Kak andy renang yuk" sapa sarah dibalik pintu, 'ya' kataku sambil membuka pintu kamar.ku lihat sarah sudah siap berenang dengan tubuh dililit handuk. "Ayo kak renang" katanya manja, memang sih diantara sepupuku yang lain, keluarga pamanku ini yang paling akrab dengan keluargaku. "Panas"kataku, 'enggak kok, lagi mendung' katanya lagi, aku melongok kedepan,memang kulihat cuaca agak mendung. "Bi inah mana??tanyaku,"ijin pulang kampung sehari ada urusan"jawab sarah sambil jalan menuju ke belakang. Ayo...kak' teriaknya.. Ok' jawabku sambil mengambil celana renang. Ketika sampai di kolam,aku melihat sarah sedang asyik bermain asyik berenang,belum sempat aku renang tiba-tiba. Tolong...tolong...kak..aduh kakiku"teriak sarah di tengah kolam smbil tanganya menggapai-gapai, secepat kilat aku langsung terjun kekolam dn segera ku bimbing dia kepinggir kolam. Ada apa? tanyaku,sambil mendorong badanya ketepi kolam,aku cukup kaget, ketika kudorong pantatnya,terasa daging pantatnya begitu kenyal dan halus,sempat membuat "adiku"naik turun,kutelentangkan dia dipinggir kolam,aduh....baru kali ini aku melihat tubuh sarah yang begitu menggairahkan. aduh kak...tolong"rintihnya sambil memegangi perutnya. kenapa?tanyaku, "kram dari perut sampai kekaki kiri"katanya sambil meringgis, tanpa minta ijin aku langsung memijit pangkal paha kirinya. auw...auw.."jerit sarah.rupanya sarah sebelum berenang tidak pemanasan dulu hingga kakinya kram,dan dia memaksa dikolam hingga pangkal pahanya salah urat. ketika coba ku buka sedikit pinggiran baju renang di pangkal pahanya,tampak biru memar. "Sar,buka baju renangmu ya,soalnya pangkal pahamu bengkak,saya ngak bisa mijit" kataku sambil langsung melepaskan ikatan tali di pundaknya,sarah hanya menggaguk kecil mengiyakan sambil menahan sakit. Kelaki-lakianku sekejab timbul,ternya sarah tidak memakai BH dan CD dibalik baju renangnya,guna menjada image aku berlagak cuek melepas bajunya,sempat kuperhatikan kulitnya putih bersih dengan buah dada yang sebesar buah apel denganputing yang merah delima smpai di bawah pusarnya tampak gundukan dengan belahan yang mungil dan belum banyak ditumbuhi bulu,ya mungkin baru sepuluh buah rambut. Kusentuh pangkal pahanya,sarah menjerit-jerit,jemariku sesekali tersentuh juga di belahan itu,aku hanya bisa menahan nafas, Setengah jam aku memijit-mijit pangkal paha gadis itu,kemudian sarah minta digendong kekamarnya,mungkin di kecapean sesamsai di tempat tidur sarah langsung memejamkan mata,tanpa menghiraukan aku lagi,aku hanya bisa menikmati keindahan tubuh gadis itu,kemudian kutinggal pergi kekamarku,didalam kamar aku masih terbayang tubuh sarah,sepuluh menit kemudian dengan masih memakai celana renang kudatangi kamar sarah, gadis itu tampaknya terlelap dengan posisi masih telentang,ku datangi perlahan kemudian kuremas pelan buah dada itu,sarah masih terpulas ditidurnya,tiba-tiba timbul keinginanku untuk mencium belahan itu,kuberanikan diri menundukan kepala diantara paha gadis itu,perlahan kujilati belahan itu,kuciumi bau anyir dann selakangan bercampur bau air kolam membauat nafsuku tidak terbendung. ku buka perlahan belahan itu,tampak kemerahan berlendir,lidahku terus menjilati lendir itu,kental-kental,sarah mengeliat-geliat tak sadar.seketika kulepas celana ku dan "adiku" sudah tidak tahan,ketika kutusukan adikku di lobang itu, auw...aduh,..kak..ngapain...jangan" teriak sarah, aku seperti kesetanan tak menghiraukan posisiku menang telah menindihnya sarh berontak, tapi terlambat terpedoku telah menembus keperawananya, Sar, sori aku sudah ngak tahan melihatmu"kataku sambil terus mengenjot tubuhnya, sarah hanya pasrah sambil menangis... crot....crot...crot...ahhh" spermaku muncrat di dalam tubunya,nikmatnya bukan main.

kutinggalkan dia sambil minta maaf, ya nasi sudah jadi bubur.akupun kemudian meninggalkan rumah pamanku dan tidakpernah kembali lagi,sarahpun tidak menceritakan kejadian ini pada ayah ibunya..hingga akhirnya dia menikah. demikian kisah ku,