Profesi Pak Mansur

Namanya pak Mansur, ia berumur 67 tahun dan memiliki 1 orang istri yang telah memberinya 7 orang putra putri. Pekerjaanya sehari hari adalah sebagai nelayan di sebuah pantai pesisir kota P .Sebagai nelayan untuk saat ini hidupnya cukup memprihatinkan dan sering membuat ia pusing ditambah adanya saingan dalam menangkap ikan dari nelayan asing yang memakai peralatan yang canggih hingga di desa nelayan itu kehidupan nelayannya amat senggsara.

Untunglah sebagai laki2 yang bertanggung jawab untuk keluarganya ia memiliki pekerjaan sampingan yang bisa sedikit menopang kehidupan keluarganya. Pak Mansur melakukan pekerjaan itu yang bagi org lain jarang dilakukan yaitu sebagai suami bayaran untuk melepaskan talaq tiga bagi istri yang ingin rujuk dengan mantan suaminya. Pekerjaan ini dilakukan pak Mansur demi untuk kelansungan hidup keluarganya, kadang hati kcilnya tidak bisa menerima.

Bagi istri pak Mansur , pekerjaan suaminya ini tidaklah apa-apa, sebab toh suaminya tetap akan kembali kepadanya dan suaminya kan cuma nikah dengan orang lain sementara dan beberapa hari saja. Mulanya pekerjaan ini dilakukan pak Mansur hanya terbatas di sekitar desanya saja,namun karena banyaknya pasangan yg ingin rujuk maka ia telah sampai di pakai jasanya kekota P.Tidak terhitung lagi banyaknya pasangan yang ia bantu untuk menghilangkan talaq tiga. Setiap ia melaksanakan nikah sementara itu, ia selalu menuntut haknya sebagai suami dengan melakukan hubungan sex tanpa ada yg bisa menolak sebab sudah menjadi syarat syah sebuah pernikahan walaupun sementara, dan jika penganten wanita menolak maka Pak Mansur akan pulang kerumahnya kembali dan pernikahan gagal hingga membuat gagal rencana pasangan yang ingin rujuk itu.

Berbagai macam type wanita telah ia rasakan madunya baik yang sudah tua, paro baya hingga pasangan muda dari berbagai strata ekonomi dan adat. pak Mansur tidak mematok biayanya, biasanya ia mendapatkan upah yang lumayan sesuai kemampuan org yang menyewanya, demi selembar surat cerai dari Pak Mansur.

Suatu hari pak Mansur di mintai jasanya oleh seorang kenalannya untuk pekerjaannya itu kekota. Pak mansur menyanggupinya, karena butuh uang untuk membeli alat perahunya, maka ia bersedia berangkat dengan org itu ke kota. Dikota itu ia disediakan tempat menginap disebuah hotel berbintang tiga, karena yang akan memakai jasa pak Masur itu adalah anak orang terpandang dan kaya dikota itu.

Disebuah rumah mewah di lingkungan elite di kota itu disusunlah rencana pernikahan antara Siska dan pak Mansur. Disaat itu juga hadir mantan suami Siska ,Ridwan.Siska adalah seorang wanita karier yang bekerja pada sebuah perusahaan keuangan di jakarta, sedang Ridwan adalah seorang direktur utama sebuah perusahan otomotif di kota P. Mereka bercerai karena Siska dengan keras kepala tidak ingin pindah kekota tempat suaminya berdomisili . Padahal mereka berasal dari daerah yang sama dan orang tua merekapun terbilang sahabat lama. Namun karena masing2 memegang egonya yang tinggi maka perceraian itu terjadi dan mereka baru di karunia1 orang anak berumur 2 tahun. Selama ini anaknya ikut orang tua Siska hingga Ridwan mendapat kesempatan untuk sering menjenguk anaknya itu, sementara Siska menetap di jakarta.

Ridwan saat ini berusia 35 tahun sedang Siska berumur 28tahun. Ridwan cukup tampan dan bertanggung jawabpada keluarga.Siska juga terbilang cantik dan menawan diusianya yang terbilang mapan bagi seorang wanita. Kulitnya putih bersih dan rambut sebahu yang di topang tinggi yang porposional baginya.Selama ia menjanda memang banyak laki2 yang ingin mendekatinya dan mengajaknya menikah kadang ada juga laki2 yang telah bekeluarga yang nekat mengajaknya kencan, namun karena sifat dan wataknya amat keras dan tuntunan dari orangtuanya maka ia bisa menepis semua godaan itu. Akhirnya suatu hari pada saat lebaran ia pulang kekota P, Dirumah orang tuanya ia bertemu mantan suaminya yang saat itu sedang mengajak putranya jalan2 saat lebaran itu. dalam hati Siska amat tersentuh melihat anak dan bapak saat itu. Hingga ia merenung dalam hatinya apakah ia tega menghancurkan masa depan anaknya itu?

Siska melihat Ridwan saat itupun tidak berubah dan masih sendiri. Orang tua Siskapun menyarankan agar Siska kembali rujuk dengan Ridwan,Sis.... jangan demi ego mu... kamu korbankan anak yang masih butuh kasih sayang mu itu... kata ayahnya.Apa ... yang kamu cari dalam hidup ini Sis? tanya ayahnya lagi... cobalah kamu merenung... dan camkan kata2 ayah... Biar suamimu saja yang berkerja... sebab ia adalah kepala keluarga dan iapun amat bertanggung jawab . Jelas ayah Siska pada saat makan malam.

Setelah ia renungkan, maka kata2 ayahnya memang benar dan iapun mengambil keputusan berhenti dari pekerjaannya demi anak dan masa depannya. Iapun mengakui sampai detik itupun ia masih mencintai mantan suaminya itu. Namun ada sedikit ganjalan dihatinya... apa bisa dia rujuk lagi sedang ia telah dijatuhkan talaq tiga oleh Ridwan. Siskapun menanyakan hal itu pada Ayahnya... lalu ayahnya bilang... Jika kamu sungguh2 ingin rujuk.. bisa... tapi kamu harus menikah dulu dengan laki2 lain. tapi itu tidak masalah ayah yang penting bisa rujuk dan menapaki hidup baru lagi ayah... jawab Siska. Baiklah besok ayah.. akan cari tahu siapa prang yang bisa menikah sementara dengan kamu. ya.... ayah... jawab Siska.

Maka disetujuilah Pak mansur yang akan menikahi Siska saat itu. Pak Mansurpun dipilih orang tua Siska karena ia telah biasa dalam nikah sementara dan nama pak Mansurpun tidak cacat . Belum ada orang yang bermasalah dengannya, dan lagi Ayah Siska merasa klop dengan pak Mansur karena usianya yang lebih tua darinya ditambah sosoknya yang agak kurus, dengan demikian ia berpendapat mustahil pak Mansur akan meminta haknya sebagai suami kepada Siska.Siskapun memandang pak Mansur biasa 2 saja dan berharap ia tidak akan bisa menjamahnya.

Sore itu akhirnya didalam rumah yang besar itu terucaplah ijab kabul antara Pak Mansur dan Siska, dengan dihadiri beberapa org kerabat Siska. Dengan mengenakan kebaya kuning gading saat itu Sisha duduk bersanding dengan Pak Mansur didepan penghulu yang mereka datangkan. Penghulu mewanti2 pasangan ini untuk selalu rukun dan bisa melaksanakan hak dan kewajibannya secara baik. Tidak berapa lama kemudian setelah akad nikah terlaksana maka penghulu minta diri dan kerabatnyapun pulang.

Sedang senja itu ayah Siska menjamu pak Mansur makan malam bersama sebagai rasa syukur karena tidak lama lagi putrinya akan bisa kembali rujuk dengan Ridwan. Saat itu Siska telah masuk kekamarnya dan salin pakaian. Ia amat senang sebab tinggal selangkah lagi ia bisa rujuk lagi setelah pak Mansur menceraikannya. Setelah makan malam seperti bisa Pak mansurpun minta diri ingin kekamar. Namun ia di beri tempat dikamar tamu. Pak kamar bapak di sini ya? terang Ayah Siska. Lho.... apa tidak salah pak? Sayakan telah syah sebagai suami anak bapak, jadi saya harus mendapatkan hak saya, meskipun hanya semalam ini, sebab jika tidak pernikahan ini tidak syah dan bapak mendengar sendiri petikan dari kata2 penghulu tadi kan? terang pak Mansur sengit. Dengan muka merah menahan marah ayah Siska, bilang ini tidak masuk perjanjian kita pak... tapi ini syaratnya potong pak Mansur. Ayah dan ibu Siska tidak bisa berbuat apa2, lalu ibunya masuk kekamar Siska dan memberitahukan masalah itu kepada Siska. Tidak berapa lama kemudian dengan mimik tidak enak akhirnya Ibu Siska menyilahkan pak Mansur masuk kamar.

Masih dengan memakai jas , pak Mansur masuk dan ia lihat Siska Duduk membelakanginya. Dari belakang pak Mansur mengetahui jika Siska tidak menginginkan ia menjamahnya. Mata Siska saat itu amsih sembab dengan air mata. Lalu pak Mansurpun menutu pintu kamar itu dan menguncinya. Lalu ia buka jas pinjamannya dan sarung yang masih ia kenakan. Ia lalu berjalan kearah Siska... Siska... selama saya belum melaksanakan hak saya maka pernikahan ini tidak syah dan sayapun tidak bisa menceraikan kamu . Dan jika kamu tidak mau yah.. tidak apa2 saya akan balik pulang. kata pak Mansur. Siska hanya diam saja, baginya skarang nasi telah menjadi bubur, sebab menolakpun sudah percuma, jika ia tolak maka statusnya akan terus mengantung terus. Masih dengan pakaian kebaya yang belum sempat ia salin Siska lalu berjalan kearah ranjangnya . Disitu ia hempaskan tubuhnya hingga menelungkup sambil sesengukan.

Dengan pengalamannya selama ini, pak mansur mengetahui saat saat ia akan bertindak. Dengan rebahnya Siska ke ranjangnya berarti ia tidak akan menolak lagi tindakan pak Mansur. Kejadian seperti ini telah sering ia alami dan semuanya berjalan dengan baik. Itulah sebabnya ia amat menekuni pekerjaan sambilannyanya ini. Selain dapat uang ia juga akan mendapatkan kenikmatan dari wanita2 yang ia nikahi untuk sementara.

Pak Mansurpun lalu duduk di sisi kanan Siska dan membelai rambut Siska yang sudah dilepas sanggulnya tadi. Siska.. coba liat saya kata Pak Mansur sambil membalikan badan Siska. Dengan agak susah tubuh Siska berubah arah hingga telentang di kasur itu. Pak Mansur berusaha meraih apa yang menjadi haknya. Tanpa malu2 lagi ia ciumi bibir Siska, dan tangannya pun berusaha meremas dada yang masih terbungkus kebaya. Siska hanya memejamkan matanya berusaha menolak rasa cumbuan pak mansur itu. Beberapa saat kemudian seluruh pakaian yang dikenakan Siska telah terbuka dan tergeletak di lantai semua yang tersisa hanya celana dalam dan bra yang letaknya sudah tak beraturan lagi. Merasa tidak bebas meremas dada Siska yang masih kencang itu , pak Mansurpun menggusur bra itu hingga kedua bukit salju itupun terbuka dan putingnya dengan mulutnya ia gigit hingga meninggalkan warna merah di sekitar putingnya itu.

Puas dengan bermain disekitar dada dan leher Siska lalu tangan Pak Mansur turun kebawah perut dan melepaskan penutup goa kenikmatan yan g telah basah. Siska telah berusaha menahan agar ia tidak teransang namun usahanya sia sia sebab dengan pengalaman pak mansur dalam berhubungan badan dan Siska sendiri telah 1 tahun lebih tidak merasakan kenikmatan hub badan merasa saat itu ia merasa ada kenikmatan dan ingin ia dapatkan, namun hati kecilnya tidak rela, dan merasa diperkosa oleh org tua yang sedang berada diatas tubuhnya saat itu.

Dengan jari tangannya pak Mansur berusaha mencari daging kecil yang berada di antara goa kenikmatan itu. Iapun lalu enemukannya dan itil itu ia jilat dgn lidahnya, Siska yang telah basah oleh keringat , kepalanya hanya miring kekiri dan kanan sambil tangannya merenarik kain sprey menahan gejolak kenikmatan yang ia rasakan saat itu. Ingin ia meraih rambut laki2 tua itu namun tidak ia lakukan karena merasa tidak sebanding dan gengsi melakukan itu. Ia bertindak seperti itu agar pak Mansur tidak merasa menang, Beberapa lama permainan panas antara dua manusia berlaianan jenis dan usia itu amat ganas dan membuat Siska tidak bisa menahan orgasme yang ia alami dengan muncratnya air cintanya dari vaginanya, dan tanpa sengaja tersedot mulut pak Mansur. Siska menjadi lemas dan tubuhnya menjadi tiada daya sama skali, namu pak Mansur tampaknyaterus memaksanya dengan meransangnya dengan remasan dan belaian di daearh sensitifnya.

Merasa Siska telah pulih lagi nafsunya, maka pak Mansurpun membuka kedua kaki Siska, hingga posisinya mengangkang dan vaginanya terbuka siap dimasuki penis paka Mansur. Dengan hati2 pak Mansur lalu mengarahkan penisnya kelobang vagina Siska , sedikit sedikit, hingga amblas semuanya. Lalu ia benamkan penisnya kedalam vagina Siska hingga mentok semua. Dan iapun bergerak maju mundur , kedua paha Siska yang putih mulus itu iatahain dengan bahunya, dan tangannya pun terus meremas dada Siska. Siska mengakui pak Mansur amat pandai mengatur tempo permaian itu. Kurang lebih 25 menit pak Mansur bergerak maju mundur hingga Siska merasa leams dan telah orgasme. Ada rasa perih didinding vaginanya karena gesekan penis pak Mansur saat itu. Kurang lebih setengah jam kemudian barulah Pak Mansur melepaskan air maninya didalam vagina Siska dengan jumlah yang banyak. Sedang penisnya ia biarkan tertancap.

Siskapun tertidur karena capai dan tulangnya merasa dilolosi semua. Menjelang pagipun Siska terus di gauli pak Mansur, sebab Siang sebelum nikah tadi Pak Mansur telah meminum ramuan buatannya sendiri yang ia yakini dapat membuat libido dan daya tahannya berhubungan sex dapat memacu staminanya. Maka tidak heran jika pak Mansur selama dalam pekerjaannya tidak merasa capai dan loyo. Jadi semua perkiraan Siska dan ayahnya ttg pak Mansur yang mulai loyo tidak terbukti, dan malah sebaliknya Siska yang kalah beberapa ronde malam itu. Besoknya sesuai kesepakatan akhirnya Pak mansur menceraikan Siska. Bagi pak Mansur selama ia berhubunagn sex denagn wanita lain, Siska adalah Wanita yang ia idam2kan dan merupakan sosok yang sempurna dalam berhubungan sex. Nah sampai disini dulu tunggu kelanjutannya ttg Skandal pak Mansur dan Siska.