Ngentot Perawan Hasil Menyamar di Facebook

Nama saya Chandra, cowok yang berusia 19 tahun, Dalam usia seperti ini banyak sekali pengalaman mencengangkan yang saya alami sehingga menjadikan saya seorang lelaki sejati. Penampilan saya biasa saja, tidak tampan, tidak jelek, tapi badan saya terbilang cukup tegap karena saya rajin fitness. Teman-temanku bilang wajahku memang agak mirip dengan Roger Danuarta atau Hengky Kurniawan yang di sinetron ABG. Kelebihanku yang paling utama adalah ukuran kontol yang lumayan besar, kira-kira 17cm panjangnya dan diameternya 5,5cm. Setelah lulus SMU, saya bekerja di warnet sehingga saya kecanduan dengan yang namanya Facebook.

Suatu hari ketika lagi mengecek salah satu komputer client, aku iseng buka Facebook dari situ. Tak disangka ternyata ada pengguna yang lupa logout dari Facebooknya. Namanya juga aneh, Presiden Direktur. Ada-ada saja, masa nama di Facebook pakai Presiden Direktur.

Baru saja aku mau klik logout, tiba-tiba di chattingnya muncul pesan dari seorang cewek. Aku lihat fotonya, cantik!. Namanya Shanti. Karena penasaran, aku pun membalas pesan Shanti dan berpura-pura sebagai si Presiden. Entah apa hubungannya antara si Presiden dengan Shanti, tapi arah pembicaraannya selalu menjurus ke arah seks gitu. Shanti ngotot ingin bertemu denganku (yg menyamar sebagai presiden). Akhirnya pembicaraan berakhir dengan janjian untuk ketemu.

Masih penasaran dengan kejadian tadi, aku pun mengecek friends dan inbox dari si Presiden ini. Wuih, luar biasa, ternyata teman ceweknya banyak dan sering kirim-mengirim message mesum. Pasti si Presiden ini playboy atau gigolo, pikirku.

Karena tertarik dengan cewek-cewek itu, timbul niat jahatku. Kuganti password Facebook si Presiden, sekalian dengan password emailnya yang kebetulan sama. Maka mulai hari itu, akulah yang menjadi si Presiden Direktur di Facebook.

Singkat kata, akhirnya aku janjian dengan 3 orang cewek lewat Facebooknya si Presiden yaitu Shanti, Dian, dan Dina. Yang dua berasal dari kota saya sendiri kota kembang (Shanti masih kuliah dan yang Dian sudah kerja), dan yang satu lagi berasal dari kota gudeg (Dina; mahasiswi dari salah satu perguruan tinggi negeri di kota gudeg tersebut).

Seminggu kemudian saya bertemu dengan Shanti. Sewaktu melihatnya, dia memiliki bagian yang diidam-idamkan oleh setiap cewek lainnya yaitu toketnya yang gede banget. Kira-kira 36 B ukuran bra nya. Waktu itu saya ajak dia ke tempat khostan saya, disana kita ngobrol kesana-kemari dan akhirnya saya menyinggung masalah kebebasan sex pada remaja di kota.

Tak tahunya pancingan saya berhasil juga, dia berkata sambil mengisap rokok kepunyaan saya "aku juga sudah ga perawan lagi kok" mendengar itu saya langsung mendekati dia dan berbisik padanya "kalo sekarang kita mencoba lagi, gimana shan" sebelum menyelesaikan ucapan saya, saya sudah langsung di sambut dengan ciuman dibibir yang hangat. Seketika itu saya kaget, tapi dengan cekatan tangan saya merangkul dia dan menyambut ciumannya. Satu kata pun tak terucap selama 5 menit pertama dari mulut kita masing-masing. Lalu sambil meneruskan ciuman tadi, tangan kiri saya mengambil bantal dan menidurkan dia sambil diteruskan membuka kaosnya. Buset ... yang tadi saya liat itu emang bener, toketnya gede banget dan mulus.

Setelah saya membuka kaosnya, tubuh shanti yang telanjang bugil bener-bener mulus tak ada satu pun cacat ditubunya. Tapi sayang sekali bukan saya yang memerawaninya. Lama saya memandangi tubuh mulus itu, tapi shanti sudah tak sabar, dia langsung menarik kepala saya ke dadanya dan menyuruh untuk ngisep toketnya yang gede itu. Tanpa basa-basi saya pun ngisep puting dan seluruh toketnya saya jilat-jilatin sampai dia mengerang keasyikan " dra..... terusin ah........ ahhhhh........ eshhhhtttttttt..........enak dra".

Sambil mengisep-ngisep toket shanti, tangan kanan saya membuka sabuk dan menurunkan resleting celananya, terus tangan saya masuk ke CD nya dengan pelan-pelan dan menggosok-gosok dengan pelan klitrosnya yang sudah basah. "dra...... jangan dulu say, pengen nikmatin semuanya dulu dra" tangan dia menghentikan saya untuk meneruskan kegiatan tadi, dan dia mendorong tubuh saya sampe keadaan saya berbalik, dia diatas dan saya dibawah. Dia langsung membuka celana saya dan mencari-cari benda tumpul besar yang sudah sedari tadi tegang. "dra kontolmu gede banget....., selama ini cowok yang gua temuin, punya lo yang paling gede" dia langsung menjilati kepala kontol saya dan mengisep dengan lembut "shan... sedot dong yang panjang say....." "susah dra mulut gua cuma nyampe kepalanya doang" dia berusaha muasin saya dengan menyedot dari pelan sampe keras "ahhhhhh.....Terusin shan.....ahhhh...... emmmmhhhhh" dia memaksa melumat kontolku yang gede ke mulutnya, sampe-sampe kepala dan batang kontolku kena giginya, tapi itu semua membuat saya mengerang keasyikan.

"udah dong shan.... entar keburu keluar, ga asyik kan" setelah itu saya langsung menidurkan shanti dan membuka celana dan cdnya yang sedari tadi masih tergantung di sekitar paha. Saya langsung menuntun kontol gede ini masuk ke bibir mulut goa shanti. Blesss... tanpa menunda lagi kontol saya sudah masuk ke vagina shanti yang hangat dan masih menjepit kontolku, meski sudah ga perawan lagi tapi memek Shanti masih sempit dan enak banget di kontolku. Ini baru ngentot!

blessss...... "ah........ dra..... kontol lo gede banget,.... ahhh enak dra....... gua kayak masih perawan lagi sewaktu pertama dulu." "ahhhhhh....ehhhhmmmmmmm ..... seeeeeeiiitttt..... " saya terus mengenjot pantat ke vaginanya " terusin dra...... percepet genjotannya...... ahhhhh... ahhhhhhh. Ahhhhhhh.......ahhhhh, cepet lagi dra gua mo keluar nih......emmmmmhhhh, ayo cepet " saya mempercepet gerakannya dan shanti pun mengimbangi irama saya. Dan saya pun mo keluar " ah,ah,....ahhhh. gua dah keluar dra " " entar... dong shan.. bentar lagi gw juga mo keluar nih.bantuin ya, genjot terus imbangi gua "" ah.... ah........ terus shant.......ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh" setelah itu kami saling memeluk, dan selang beberapa menit lagi aku terusin mengewe dia.

Kami melakukan itu dari jam 5 sore sampe 10 malem dua ronde. Enak banget rasanya memek shanti itu. Setelah selesai saya mengantar dia pulang ke kostnya, dan setelah itu kami selalu meluangkan waktu untuk bercinta lagi. Baik itu di khostannya atau dikhostan saya. Meski dia sudah punya pacar dia tetep menginginkan saya mengewenya untuk memuaskan nafsunya. Benar-benar kecanduan ngentot.

Beberapa hari setelah itu saya bertemu juga dengan Dian, sewaktu chating dulu dia mengatakan ingin ngentot sama saya. Soalnya dia belum pernah ngentot, dan saya diminta untuk mengajarinya. Dia juga saya ajak ke kost saya. Dan disana saya ajak untuk nonton VCD porno di komputer saya. Mulanya dia malu-malu untuk melihat adegan hot di komputer saya itu. Lalu saya tiup dengan pelan dibalik telinganya, reflek tangan dia memegang erat tangan saya sambil menggigit bibir "ehmmmmmm ........ lanjutin dra.... bantuin aku ya..." saya langsung menyambut bibir Dian yang sedari tadi mengigit-gigit bibirnya sendiri.

Dari belakang sambil melumat bibir sexy Dian, kedua tangan saya meremes-remes toketnya, emang ga segede punya shanti sih tapi padat banget. Kira-kira 34 B lebih deh. Lalu saya menuntunnya duduk di kasur busa sambil membuka kancingnya satu persatu. Setelah bosen ngelumat bibirnya yang sexy, saya turun ke toketnya yang sedari tadi sudah terbuka menunggu jamahan bibir saya. " enak dra ....... terusin, ahhhhh. ehmmmmmm..... ahhhhhhh," waktu itu saya menjilat-jilat sekitar toket sampe putingnya, dan diakhiri dengan sedotan panjang dan gigitan mesra "dra kamu memang pinter buat aku terangsang, ahhhhh...... terusin dra. aku suka .....itu" sambil tangan saya menyerosotkan celana jeansnya " dra apa dulu yang dian lakuin sekarang" sambil memelas mesra " coba deh kita ikuti yang tadi di komputer gua" langsung aja kita ngelakuin gaya 69. Buset dah memeknya wangi banget dan bersih rapi, dan sudah dipenuhi cairan kentel yang baunya khas.

Saya jilatin memek Dian sambil sekali-kali menyedotnya. Dan dian pun dengan cekatan mengocok kontol saya yang emang gede. "ahhhhhhhhh.. ian....... enak .....ian.... terusin dong........ yang panjang say...." " sama juga dra... lanjutin enak banget, dah ga tahan nih serasa mo kencing ahhhh..... dra,ahhhhh....... dra mo keluar nih" crot,..crot,..crot,.. memeknya negluarin cairan kentel yang banyak dan tumpah di sekitar bibir saya. Sambil itu saya langsung menyedotnya dengan cepat dan sretttttt "awwwww dra.... enak banget..... serasa ngelayang dra" setelah Dian organisme saya langsung ngubah gaya ke gaya tradisional, saya diatas dan dia dibawah. " ian dan siap....." "lanjutin aja dra aku dah pengen di sodok, dah ga tahan dra." dengan bantuan tangan Dian saya menemukan juga lubang yang masih perawan itu.

Kepala kontol saya udah saya deketin ke bibir memek Dian, dan perlahan-lahan saya coba masukin. Tapi ah... gagal, coba lagi .... gagal juga " napa dra... cepet dong, dah ga kuat nih , pengen ngerasain kontolmu yang gede itu" " sabar ya ian... gua lagi coba nih" saya buka sedikit bibir memek Dian dengan kedua jari kanan saya. Dan akhirnya blessssss....." awuuuw.... sakit dra..." " santai aja ian , entar juga enak kok" perlahan-lahan kontol saya di maju mundurkan hingga cairan kental dari memek Dian memperlicin gerakan maju mundurnya kontol saya. Baru kali ini saya ngentot perawan.

" eemmmmmmm.... enak dra..... emmmmmmm .ahhhhhhh , ......ahhhh terusin dra...... percepet dra.........ah...." . setelah lancar Dianpun mengimbangi dengan pinggulnya yang maju mundur keatas. Enak banget waktu itu, Dian memek kamu memang masih perawan. "ah....ah....ah.....ah...ah...ah...dra" saya terus saja menggenjot memek dian dengan cepet dan sebelum dian organisme saya mencabut kontol saya " dra !kok udahan dra" tapi saya tak menghiraukan perkataan dian, saya langsung mengangkat kaki kiri dian ke atas dan saya langsung menusuk lagi dari pinggir ke memek dian " ohhhhh. Dra kamu memang hebat, ini lebih asyik dra. aaaaaaaaahhhhhhh uhhhhhhh ohhhhhhhh" saya menggenjot dengan keras ke memek dian, hingga terdengan plak-plak" ian gua mo keluar nih. Dimana ngeluarinnya ian?" " didalem aja dra.. ga pa-apa, aku pengen ngerasain semuanya " "oke deh ian ah.... ah..... bantuin ian, pinggul lo majuin juga ya" " ah......ah......ah.......dra aku juga mo keluar nih, bareng aja ya ahhhh" " ahhhhh ........ahhhhhhh uuuuhhhhhhh ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh" kita keluar sama-sama " dra anget bener air mani kamu, aku pengen lagi dra " tapi saat itu kontolku dah mulai lemes, tapi karena dian meminta lagi. Saya bilang untuk mengocok dan mengulum kontol saya oleh mulutnya.

Kontol saya tegang lagi setelah menerima perlakuan yang enak dari Dian. " dra kontolmu dah tegang lagi dra, maen lagi yuk " ya udah saya langsung nyuruh dia nungging dan kontol saya dimasukin lewat belakang " dra ...... enak banget ..... kamu emang pinter....... ahhhhhhhhhh .......ahhhhhhh aku ga sia-sia ngorbanin keperawananku sama kamu, kamu memang hebat" saya langsung aja ngentotin dia dari belakang " ahhhhh ........ahhhhhhh ahhhhhhhh " plak....plak...plak pantat dian sama selangkangan aku ngeluarin bunyi.

Berulang kali sambil tanganku menampar pantat dian, dan dian pun keasyikan tak merasakan sakit malah keenakan dengan saya menampar pantatnya itu " ahhhhh.........ehhhhhhmmmmm.......ahhhhhhhh terusin dra......ahhhhhhhhhhhhhhhhhh enakkkkkk " kami melakukannya dengan berbagai gaya dan berulang-ulang, sampe-sampe Dian nginep dikhostan saya, dan paginya juga kita maen lagi sampe siang. Bener-bener membuat saya kecapean tapi mengasyikan. Kemudian hari-hari selanjutnya Dian selalu meminta lagi perlakuan sex dari ku, kadang-kadang setelah selesai kerja dia langsung kekhostanku untuk meminta lagi.

Dua hari setelah itu, Dina yang dari kota gudeg datang ke kotaku. Dan dia nelpon untuk ketemuan sama saya, tapi Dina tak mau diajak ke khostanku; dia ngajak aku ke salah satu hotel bintang 5 di kotaku. Kayaknya dia sudah mempersiapkan semuanya, saya sih asik aja. Setelah saya ketemu dia di loby hotel, busyet.... cantik banget kayak artis Mona Ratuliu, tapi agak gelap dikit sih......, saya ga nyangka kalo mo ML sama dia. Dia juga ngakunya waktu di chating belum pernah ML, katanya takut, tapi dia sering mastrubasi mulai dari SMP.

Waktu itu kita ketemuannya sore hari, saya ngajak dia keliling kota dulu pakai mobilnya. selesai keliling kota, kita langsung masuk kamar hotel. Waktu itu jam 8 malem, kita mandi dulu." Dra ! mo bareng ga.? " dah mulai tegang nih, baru aja Dina ngomong gitu kontolku dah tegang. Cantik sih... jadi cepet terangsang. Tanpa pikir panjang saya langsung masuk ke kamar mandi dan memeluk dia yang sudah telanjang bulat. Tubuhnya mulus banget, sintal dan sexy meski baru lihat dari belakang saja. Saya langsung mencium lehernya yang jenjang dari belakang "dra .......... lanjutin dra.........."

sambil ciumi leher jenjang Dina, saya juga meremas toketnya. Gede banget kayak punya Shanti, bo. Waktu itu tubuh Dina sudah dibaluri sabun, dan saya sudah telanjang bugil. Waktu tubuh kita berdekatan dan memeluk, asyik banget. Terus saya langsung membalikkan badan Dina dan menyenderkannya ke tembok kamar mandi. Saya melanjutkan menciuminya ke toketnya dan menyedot, menjilat-jilat " dra .......... ooohhhhhhh........ draaaaaaa.......lo emang hebat. Ehhmmmmmmm uhhhhhhh" sambil menciumi toket Dina tanganku menyelusuri vagina Dina, jembutnya banyak banget, hingga aku sulit dapetin celahnya. Tapi tangan Dina menuntunku untuk menusuk-nusukan jariku ke memeknya.

" Draaaaaa..... lanjutin draaaa. Ehhhhhhhmmmmmmmm ahhhhhh........oooooohhhhhhhhhhhhhh asyik draaaaaa" saya tusuk-tusukin jari ke memek Dina, mulanya satu jari, terus dua jari dan kukocok dengan cepet " draaaaaa teruuuuuuuuss.......teruss......enak..... ah...ah .....ah....ya....ah.....ahhhhhhh uuuuh" tidak disitu aja tangan Dian langsung megang kontolku yang gede dan dikocoknya " terusin Din....... " " dra masukin dong kontolmu yang gede itu...... aku dah ga tahan nihh " saya langsung aja pangku dia dari depan dan saya coba masukin ke memek Dina, karena dia sering mastrubasi jadi awal yang mudah untuk masukin kontol yang gedeku ke memeknya" awwuuu ...... sakit... ....dra" " emang sakit Din, katanya suka mastrubasi" " emang sih , tapi itu kan cuma pinggirnya dan mulut depannya aja, ga sampe ke dalem dra" " oh...ya udah santai aja, entar juga enak kok " " oh.. dra..oh..oh.....ahhhhhhhhhhhhhhhhh" saya berulang kali dengan perlahan-lahan menggenjotnya " ah terus dra... udah enakkan dra, ahhhhhhh ....ahhhhhhhhh..ah..ah...auhhhhhhhhhh oooooooooohhhhhhhhh " " Din kita pindah yuk ke ke kasur " dengan posisi yang masih membopong dia dan kontolku masih terbenam dimemeknya. Saya menidurkan Dina di kasur dan ngentot lagi.

" Din sekarang kamu ya yang di atas, aku dah cape tadi ngangkat kamu " langsung aja Dina ganti posisi. Sambil terus ngegenjot memeknya ke kontolku. Dengan ngangkat tubuhnya, keliatan banget toket yang gede ber ayun-ayun dan saya ga biarkan begitu aja, saya langsung meremesnya. Dina terus aja ngegenjot " terus Din........ ahhhhhhh. ..........uuuuuuuhhhhhhh kamu memang hebat........... ahhhhhaaaaaaaa" Dina kuat juga, sampe saat itu dia belum orgasme. Saya dah mulai kewalahan" Din sekarang gua dong yang diatas biar kamu lebih menikmati. " langsung aja saya berbalik dan menggenjotnya " ah..ah...ah....ah.....ah....ahhhhhhhh dra....kamu memang hebat, buat aku lebih nikmat.

Ahhhhhhhhh uuuuuhhhhhhhh "." Dra aku mo keluar nih " bener juga kalo saya yang ngentot, pasti bakal cepat keluar dan pasti enak. " ooooooohhhhhh draa.. terusin draaaaaaa.....ahhhhhh oohhhhhhhhh .....aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhh, aku dah keluar dra " "tapi gua belum Din, ya udah biar cepet gimana lo sedot aja kontol gua Din" tanpa pikir panjang dia langsung mendorongku dan langsung mengulum, menjilat, menyedot " aaaaahhhhhhhh din ennnnnnnkkkkkk aaaahhhhhh oooohhhhhh........ dah mulai dinnnnnn. Terusin gua mo keluar nih..... ahhhhhhhhhh " akhirnya air maniku crot...crot...crot air maniku yang hangat dia telan semuanya. " Dra air manimu enak banget, harum dra , aku pengen lagi" saya memang suka makan telor setengah mateng dan minum air putih yang banyak, sehingga air maniku selalu kentel dan banyak.

Kemudian kita pun meneruskan dengan berbagai gaya dan tempat yang berbeda. Di sofa, ruang tamu, belakang pintu masuk dan lain-lain. Terus esoknya Dina pulang ke kotanya. Setelah itu Dina suka datang kalo lagi liburan semester. Busyet enak benar jadi si Presiden. Dalam seminggu, saya merawanin dua cewek dan ngewe satu cewek. Setelah kejadian itu, selain melayanin 3 cewek tadi dengan berbagai waktu yang berbeda, saya juga suka ngelayanin cewek-cewek yang lainnya yang butuh pembelajaran ML yang pertama kalinya. Dan, minimal dalam seminggu saya ngentot satu kali.

T A M A T